Tambal gigi merupakan salah satu jenis perawatan yang umum dilakukan oleh pasien dengan kasus gigi berlubang. Pasca melakukan perawatan, tentu saja pasien harus memahami beberapa pantangan setelah tambal gigi permanen agar nantinya tidak terjadi keluhan.
Seperti yang kita tahu bahwa gigi berlubang dan kemudian ditambal, akan lebih meningkatkan sensitivitas terhadap makanan atau minuman yang masuk ke area tersebut. Oleh karenanya untuk meminimalisir rasa sensitif yang membuat ngilu gigi, pasien harus mengetahui beberapa pantangan pasca tambal gigi sesuai anjuran dari dokter.
Pantangan Setelah Tambal Gigi Permanen
Pasca perawatan tambal gigi, tentu saja pasien mendapatkan beberapa arahan dari dokter yang mana berupa pantangan tertentu. Nantinya pantangan ini wajib dipatuhi oleh pasien agar hasil tambalan bisa lebih maksimal.
Nah apa saja sih pantangan yang perlu pasien perhatikan pasca perawatan tambal gigi? Dari pada penasaran, yuk langsung saja simak informasi selengkapnya mengenai pantangan pasien pasca tambal gigi berikut.
Menghindari Konsumsi Makanan Panas Atau Dingin
Pertama yang perlu pasien perhatikan adalah dengan menghindari makanan atau minuman bersuhu ekstrim. Maksudnya adalah makanan dan minuman yang memiliki suhu terlalu panas atau dingin, maka sebaiknya pasien hindari terlebih dahulu.
Mulut yang masih dalam pengaruh anestesi, membuat pasien tidak dapat merasakan adanya suhu makanan pada bagian tertentu. Oleh karenanya, pasien baru bisa merasakan suhu makanan berkisar antara 24 jam atau lebih pasca perawatan.
Menghindari Makanan Yang Susah Dikunyah
Kemudian tak hanya itu saja, pasien juga harus menghindari beberapa makanan yang nantinya sulit dikunyah. Seperti misalnya makanan dengan bahan lengket, kenyal, dan keras, pastinya akan menyusahkan proses pengunyahan.
Setelah melakukan perawatan tambal gigi, alangkah lebih baik memilih jenis makanan dengan tekstur lembut. Yang mana nantinya bisa memudahkan proses mengunyah makanan tersebut, seperti misalnya nasi tim, tomat, brokoli, dan lain sebagainya.
Mengunyah Dengan Sisi Gigi Yang Lain
Selain beberapa pantangan tadi, tentunya ada hal lain yang perlu diperhatikan pasca perawatan gigi. Salah satunya adalah dengan proses mengunyah yang mana letak atau posisi harus menyesuaikan dari gigi yang ditambal.
Ketika memang sudah bisa mengunyah makanan, alangkah lebih baik jika menggunakan sisi yang berlainan dari tambal gigi. Hal ini untuk menjaga bahan tambalan agar lebih awet dan nantinya bisa tahan dalam kurun waktu yang lama.
Minum Obat Pereda Nyeri (Situasional)
Kemudian apabila saat mengunyah makanan atau berbicara tiba-tiba terasa nyeri gigi, maka pasien bisa meminum obat pereda nyeri. Meskipun demikian, tak perlu khawatir karena tidak semua pasien merasa nyeri setelah melakukan tambal gigi.
Hal ini hanya terjadi pada kasus tertentu saja, yang memang cukup jarang terjadi. Namun jika ternyata kalian mengalami hal serupa, alangkah baiknya untuk minum obat pereda nyeri agar tidak mengganggu kenyamanan saat mengonsumsi makanan maupun berbicara.
Cara Mengunyah Makanan Pasca Tambal Gigi
Setelah mengetahui beberapa pantangan bagi pasien tambal gigi, ada baiknya juga memperhatikan cara mengunyah makanan. Karena dengan mengetahui cara berikut, hasil tambalan gigi akan lebih awet dan nantinya bisa bertahan hingga jangka waktu lama.
Menggigit dan Kunyah Secara Perlahan
Cara mengunyah makanan yang pertama pastinya adalah dengan perlahan, artinya kalian tidak perlu mengunyah terlalu ekstra tenaga. Pastikan bahwa setiap kunyahan tersebut dilakukan secara perlahan dan lembut.
Hal ini untuk menjaga gigi agar terhindar dari keluhan lain, yang nantinya berujung pada perawatan gigi ke dokter. Nah oleh karenanya, akan lebih baik jika menghindarinya dengan cara menggigit dan mengunyah makanan secara perlahan saja.
Menghindari Konsumsi Makanan Manis
Selanjutnya, pasien juga harus menghindari makanan manis karena bisa menyebabkan ngilu pada area tambalan gigi. Seperti yang kita tahu bahwa tambalan gigi pada bagian tersebut akan lebih sensitif dari berbagai hal.
Termasuk juga menanggapi atau merespon makanan yang masuk ke area tersebut, sehingga berpotensi membuat pasien merasa ngilu. Oleh karenanya, setelah perawatan tambal gigi lebih baik menghindari terlebih dahulu makanan dengan bahan yang terlalu manis, seperti misalnya permen, cokelat, gula, dan lain sebagainya.
Mengunyah Tanpa Bersuara
Tak hanya itu saja, pada saat menggigit dan mengunyah makanan ada hal lain yang perlu pasien perhatikan untuk menjaga hasil tambalan gigi agar tetap awet. Cara yang tak kalah penting adalah dengan mengunyah makanan tanpa bersuara atau tidak membuka mulut.
Dengan menutup mulut inilah akan meminimalisir terjadinya udara dingin masuk, yang menjadi salah satu penyebab gigi ngilu. Selain lebih sopan, ternyata menutup mulut saat mengunyah makanan juga merupakan bagian penting untuk menjaga kesehatan area mulut dan gigi.